Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara akan dilaksanakan pada tanggal 22-29 Juni 2019 bertempat di Kota Medan, Cabang olahraga yang dipertandingkan sebanyak 14 cabang, yang diikuti 30 Kabupaten/Kota yang ada di Sumatera Utara. Untuk memantapkan persiapan Porprovsu tersebut dilaksanakan Rapat Koordinasi dengan mengundang Koni Kabupaten/kota dan cabang olahraga yang akan dipertandingkan yang dilaksanakan tanggal 26 Mei 2019 di Garuda Plaza Hotel. Hasil pertemuan tersebut menyepakati bahwa semua kontingen siap mensukseskan Porprovsu 2019.

EVALUASI-PPI-2009-2012-2016-1

Artikel ini berisikan tentang pelaksanaan Evaluasi Program Pembinaan Intensif Koni Sumatera Utara dari Tahun 2009-2012, dengan metode CIPP, dengan sampel stakeholder Keolahragaan (DPR, Pemerintah, Pembina, Pelatih dan Atlet) di Sumatera Utara

23031702-Chairul-Azmi-dan-Agung-Evaluation-PP-JURNAL-3-1

Disaster-Mount-Sinabung-2017-Agung-Sabar-JURNAL-4

by: Agung Sunarno

15021701-Sunarno-A-Heri-Z-dan-R-Hasibuan-Accontability-Faculty-Sport-Science-JURNAL-2

by : Agung Sunarno

Sunarno_2017_IOP_Conf._Ser.__Mater._Sci._Eng._180_012158-JURNAL-1

By. Agung Sunarno

MEDAN – Sumatera Utara mengusung empat sukses pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 menyusul terpilihnya daerah itu menjadi tuan rumah bersama Aceh sebagai pelaksana ajang olahraga tersebut.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara Baharuddin Siagian di Medan, Sabtu, mengatakan, keberhasilan sebagai tuan rumah harus didukung oleh berbagai hal mulai dari kesiapan arena, sarana prasarana, akomodasi, serta Sumber Daya Manusia.

Pada pelaksanaan PON 2024, Sumut juga mengusung misi “Empat sukses” yakni sukses sebagai pelaksana, prestasi, ekonomi kerakyatan, dan venue bertaraf internasional.

“Kita juga telah rencanakan pada PON 2024 ada empat sukses yang kita usung, sukses sebagai tuan rumah pelaksana, prestasi, ekonomi, dan terbangunnya venue bertaraf internasional,” katanya.

Menurut dia hal yang harus disegerakan adalah menyediakan sarana dan prasarana 28 venue cabang olahraga yang akan dipertandingkan di Sumut.

Salah satunya adalah pembangunan Stadion Utama bertaraf internasional dan wisma atlet yang anggarannya diusulkan mulai tahun 2019 secara bertahap melalui program Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP).


Medan, Gatra.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara berharap pembangunan sport center tak mengalami kendala berarti demi memuluskan langkah menjadi tuan rumah PON XXI/2024 mendatang.

“Saat ini, Pemprovsu melalui Dispora Sumut disibukkan rencana pembangunan sport centerdi atas lahan seluas 200 hektare di kawasan Bandara Kualanamu, Deli Serdang,” kata Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah mewakili Gubsu, Edy Rahmayadi saat membuka Rapat Anggota Tahunan KONI Sumut di Gedung Sudirman Polonia Hotel, Jumat malam (25/1).

Pria yang akrab disapa Ijek itu mengharapkan doa dan dukungan seluruh masyarakat olahraga agar pengadaan lahan sekira 200 hektar untuk sport center dapat segera dituntaskan. Penyelesaian lahan ini menurutnya sangat penting, khususnya untuk mendukung Sumut menjadi tuan rumah bersama PON XXI/2024 dengan Aceh.

“Kita berharap pada saat PON XXI/2024 Sumut sudah punya sarana olahraga yang refresentatif,” ujarnya dihadapan Ketua KONI Sumut, John Ismadi Lubis, seluruh Ketua KONI Kab/Kota se-Sumut, juga Kadispora Sumut, H Baharuddin Siagian.

Dalam membangun sport center ini, Pemprov tentu tidak mau ketinggalan dengan sport center daerah lainnya serta harus mampu memenuhi kebutuhan untuk masa depan. Ijek menegaskan, Pemprovsu tidak hanya menginginkan peningkatan pretasi olahraga, tapi menjadikan olahraga menjadi pendukung sektor-sektor lain, baik pariwisata, ekonomi, dan sebagainya.

“Semangat Gubsu Edy Rahmayadi yang juga semangat kita, semua harus bisa diwujudkan. Melalui olahraga, kita diharapkan mampu membanggakan dan mengibarkan bendera kita di negara lain. Sumut mesti menjadi gudang atlet-atlet berpretasi tingkat dunia,” pungkasnya.

TRIBUNNEWS.COM – Provinsi Aceh dan Provinsi Sumatera Utara resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 lewat Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) di Hotel Bidakara, Jakarta, 24 April 2018.

Penetapan itu melalui mekanisme voting (pemungutan suara, red) yang berasal dari 34 provinsi KONI se-Indonesia (peserta PON).

Aceh-Sumut menghadapi dua calon lainnya yakni nomor urut satu Kalimantan Selatan dan nomor urut dua Bali-Nusa Tenggara Barat.

Nomor urut satu menjadi peringkat ketiga dengan suara terkecil, nomor urut dua ranking kedua, dan Aceh-Sumut menjadi provinsi terpilih.

Aceh-Sumut memeroleh hasil suara terbanyak 24 pemilih, disusul Bali-NTB 8 suara, dan Kalsel 2 suara.

Wakil Ketua KONI Pusat IV, K. Inugroho kemudian mengetuk palu usai memastikan keabsahan suara pemilih.

“Dengan ini Aceh-Sumatera Utara menempati ranking pertama dan resmi bakal menjadi tuan rumah PON 2024,” ucap Inugroho yang juga menjabat Ketua Pimpinan Sidang Musornaslub.

Riuh tepuk tangan seluruh peserta di ruang sidang Musornaslub KONI Pusat menggema pasca disebutkan Aceh-Sumut selaku tuan rumah PON 2024.

“Bali-NTB menjadi cadangan pertama dan Kalimantan Selatan sebagai cadangan kedua.”

Gallery